MAN 2 LUBUKLINGGAU Berita MAN 2 Lubuklinggau Gelar Gladi Bersih AKMI 2022

MAN 2 Lubuklinggau Gelar Gladi Bersih AKMI 2022

Lubuklinggau, Humas

Kamis, 15 September 2022 Madrasah Aliyah Negeri 2 Lubuklinggau (Mandali) laksanakan gladi bersih Asasmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) tahun 2022 untuk hari pertama. Kamis (15/09)

Gladi bersih ini dilaksanakan secara mandiri selama dua hari yakni Kamis dan Sabtu 15 dan 17 September 2022 di tiga Laboratorium Komputer dengan total peserta 150 siswa dari kelas XI.

Gladi bersih dilaksanakan sesuai dengan jadwal pelaksanaan akmi dari Dirjen Pendis Kemenag, dalam sehari dilaksanakan 2 sesi jumlah peserta tiap sesi yaitu 25 siswa.

Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) merupakan penilaian kompetensi mendasar terhadap seluruh murid madrasah jenjang MI, MTs dan MA sebagai alat ukur untuk mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif pada masyarakat.

Akmi adalah asasmen yang dilakukan pada siswa madrasah sebagai metode penilaian untuk mendiagnosa kelebihan dan kelemahan siswa pada literasi, numerasi, sains, dan social budaya termasuk survey karakter.

Hasil asasmen dapat digunakan oleh guru dan madrasah untuk memperbaiki layanan Pendidikan yang dibutuhkan siswa sebagai bahan dasar untuk menyusun suatu rancangan pembelajaran.

Kepala madrasah Saipul, memonitoring  pelaksanaan gladi bersih AKMI hari pertama. Saipul memberikan motivasi kepada siswa yang mejadi peserta AKMI agar mengerjakan soal dengan sungguh-sungguh.

“Anak-anakkku kerjakanlah soal yang ada di aplikasi dengan bersungguh-sungguh dalam mengikutinya karena ini merupakan Gladi sebelum pelaksanaan AKMI utama senin mendatang, semoga mendapat hasil yang memuaskan” ujar Saipul.

Saipul juga menjelaskan Madrasah mendukung penuh Program AKMI yang ditujukan untuk mengukur kemampuan siswa dalam pengetahuan literasi, numerasi, sains dan sosial budaya.

“Bekerja dengan ikhlas, penuh semangat dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi anak adalah tugas kita sebagai guru. Dengan adanya program ini harapannya mampu menjadi tolak ukur dan sebagai bahan evaluasi bagi madrasah dan bagi guru khususnya, bagaimana memberikan pembelajaran yang terbaik bagi peserta didik” harap lulusan S2 STIE ini. (JNS)

1 Likes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.