MAN 2 LUBUKLINGGAU Berita Mandali Gelar Upacara Hari Guru Nasional

Mandali Gelar Upacara Hari Guru Nasional

Lubuklinggau, Humas

Madrasah Aliyah Negeri 2 Lubuklinggau (Mandali) menggelar upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) ke-77 sekaligus HUT MAN 2 Lubuklinggau ke-27, pada Jum’at (25/11) di lapangan Madrasah. Sabtu (26/11)

Ada yang berbeda pada upacara ini karena semua petugas upacara adalah guru, yang diikuti oleh Kepala Madrasah, Kepala PTSP, Wakamad, seluruh guru, staf dan siswa dengan khidmat dari awal sampai akhir upacara.

Bertindak sebag inspektur upacara yaitu H. Habibullah Kabid Penmad Kemenag Kota Lubuklinggau, yang dalam  sambutannya, beliau menceritakan sejarah terbentuknya organisasi guru yang ada di Indonesia, yang nama organisasi guru di Indonesia sekarang menjadi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). 

 “Kami berharap guru bisa meningkatkan skill dan potensinya dan lebih meningkatkan kualitas dalam memberikan pendidikan bagi anak didik kita tercinta sesuai kompetensi yang dimmikinya demi kemajuan pendidikan kita” ujar Habibullah.

Terpisah, Kepala Madrasah Saipul menyebutkan, peringatan hari guru nasional tahun ini menugaskan guru-guru sebagai petugas upacara. Guna memotivasi semua warga madrasah untuk bisa berkiprah menjadi teladan di masyarakat, dan guru mampu memberikan yang terbaik untuk siswa-siswi di Mandali.

“Selamat Hari Guru Nasional 2022. Terima kasih untuk para guru yang telah membimbing dan mendidik dengan ikhlas, sabar, dan tulus. Terima kasih sudah memberikan banyak inspirasi. Tetaplah menjadi guru yang baik hati dan penuh kasih” ungkap Saipul.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan Pemotongan tumpeng oleh Kamad, dilanjutkan dengan pemberian bunga dan kue ulang tahun kepada seluruh guru dari siswa sebagai ucapan terima kasih atas ketulusan dan keikhlasan dalam memberikan bimbingan pendidikan dengan penuh keikhlasan.

“betapa besar perjuangan Bapak dan Ibi guru. Perjuangan mereka tiada henti-hentinya, secara tlaten mereka mendidik kami, memberikan ilmu kepada kami, tapi kenyataan yang kami berikan malah sebaliknya” ungkap salah satu siswa yang membacakan puisi setelah upacara. (JNS)

0 Likes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.