MAN 2 LUBUKLINGGAU Berita Tanamkan Nilai Kapahlawan, Mandali Laksanakan Upacara Bendera Hari Pahlawan Nasional

Tanamkan Nilai Kapahlawan, Mandali Laksanakan Upacara Bendera Hari Pahlawan Nasional

Lubuklinggau, Humas

Guru, Staf dan Siswa melaksanakan Upacara dalam rangka memperingati hari pahlawan Nasional tahun 2022, Peringatan hari Pahlawan kali ini mengambil Tema “Pahlawanku Teladanku” tujuan peringatan ini  untuk menanamkan kembali nilai-nilai kepahlawanan kepada generasi penerus terutama peserta didik di Madrasah Aliyah Negeri 2 Lubuklinggau (Mandali). Kamis (10/11)

Hari Pahlawan menjadi moment tersendiri bagi bangsa Indonesia dalam menghargai jasa para Pahlawannya yang telah gugur di medan perang dalam mempertahankan kemerdekaan. Hari Pahlawan menjadi salah satu tongak dalam perjuangan membela bangsa dan negara.

Peringatan hari Pahlawan dimulai pukul 07.00 WIB, acara dimulai dengan laporan komandan upacara kepada pembina upacara dilanjutkan dengan pengibaran bendera merah putih, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya,  mengheningkan cipta serta pembacaan  pesan-pesan Pahlawan.

Bertindak sebagai Pembina upacara Kepala Madrasah (Kamad) Saipul mengingatkan, bahwa hari pahlawan tidak hanya sekedar diingat setiap tanggal 10 November saja, namun kita lanjutkan perjuangan para pahlawan dengan bersatu, bergotong royong mengisi kemerdekaan membangun negeri. Jangan sia-siakan perjuangan para pahlawan yang telah rela mengorbankan jiwa dan raganya demi bumi pertiwi ini.Tanamkan Nilai Kapahlawan, Mandali Laksanakan Upacara Bendera Hari Pahlawan Nasional

“Upacara hari pahlawan ini dilakukan agar mengajak kepada generasi penerus untuk selalu mengingat kembali jasa para pahlawan dalam menggapai kerdekaan Negara Republik Indonesia (RI). Sebagai generasi yang cintai akan tanah air, harus memiliki jiwa kepahlawanan yang tinggi dan kuat, agar generasi muda bisa mengangkat derajat dan martabat negeri ini” jelas Saipul.

Saipul mengajak seluruh civitas akademika Mandali untuk meneruskan tekad, gigih berjuang dan pantang menyerah dalam memerangi kebodohan. Satukan tekad, keyakinan dan semangat untuk menjadikan “Pahlawanku Teladanku”.

“Tantangan yang dibutuhkan saat ini adalah membangun semangat pantang menyerah seperti yang telah dilakukan para pahlawan. Kewajiban kita, mengakui jasa para pendahulu, yang perjuangannya telah dijiwai semangat sila pertama, dilanjut perilaku di sila kedua, dan seterusnya. Semoga generasi sekarang ini bisa memiliki sifat-sifat kepahlawanan  yang sama dengan para pejuang di masa lalu” Pungkas ayah 2 anak ini. (JNS)

1 Likes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.